![]() | ||
little town of Bethlehem, how still we see thee lie!Above thy deep and dreamless sleep the silent stars go by. Yet in thy dark streets shineth the everlasting Light; The hopes and fears of all the years are met in thee tonight. For Christ is born of Mary, and gathered all above, While mortals sleep, the angels keep their watch of wondering love. O morning stars together, proclaim the holy birth, And praises sing to God the King, and peace to men on earth! How silently, how silently, the wondrous Gift is given; So God imparts to human hearts the blessings of His heaven. No ear may hear His coming, but in this world of sin, Where meek souls will receive Him still, the dear Christ enter s in. Where children pure and happy pray to the blessèd Child, Where misery cries out to Thee, Son of the mother mild; Where charity stands watching and faith holds wide the door, The dark night wakes, the glory breaks, and Christmas comes once more. O holy Child of Bethlehem, descend to us, we pray; Cast out our sin, and enter in, be born in us today. We hear the Christmas angels the great glad tidings tell; O come to us, abide with us, our Lord Emmanuel! Mengenai pengarang lirik: Jika Anda ke universitas yang paling terkemuka di dunia, yaitu Universitas Harvard, Anda akan menjumpai nama-nama tokoh penting. Di situ Anda bisa menjumpai patung dari seorang pendeta yang dijuluki "pengkhotbah terbesar abad 19" (catatan: waktu itu DL Moody belum berkhotbah) Tokoh ini adalah Phillips Brooks (1835-1893). Ia lahir dan meninggal di Boston, MA. Ia memasuki jurusan bahasa latin di Harvard, dan karena brilian ia dibuat patung di Harvard. Ia terus melanjutkan studinya di Protestant Episcopal Theological Seminary di Virginia. Setelah lulus, ia menjadi pendeta Epicostal pada tahun 1860 di Philadelphia dan menjadi rektor dari Church of Advent pada tahun 1859 dan Holy Trinity Church pada tahun 1862. Pada 1869 ia dipanggil ke Boston oleh Trinity Church dan pada tahun 1891 ia menjadi bishop terpilih Gereja Protestant Episcopal di Massachusetts. Karena ia jenius dalam berpikir teologianya agak liberal. Ia juga mengarang: The Candle of the Lord (1881), Sermons Preached in English Churches (1883), The Light of the World (1890), and The Law of Growth (1902). Pada tahun 1872 ia menolong untuk mendesain bangunan gereja Trinity yang sekarang berdiri di Boston's Back Bay (sebuah pantai Boston yang indah). Sebelum anda ke pantai Anda akan melihat bangunan gereja tua. Gereja kecil warna hijau dekat pantai timur itulah gereja yang dimaksud. Bagaimana lagu ini digubah: Sebelum ia menggubah lagu ini, ia berkunjung ke Israel selama 3 tahun. Pada waktu itu negara Israel belum ada dan masih dalam mandat Inggris. Bangunan di kota Bethlehem juga masih kuno dan belum semodern saat ini. Tapi satu hal yang pasti: gereja yang didirikan oleh kaum Orthodox telah ada. Ia sangat terpesona dan banyak merenung berpikir. Katanya: "Jiwaku tetap bernyanyi, merenungkan betapa Tuhan mau menderita dan harus lahir di sebuah kandang yang menyerupai goa, karena penginapan penuh. Betapa Tuhan yang Maha Kuasa mau menebus dosa kita karena kasih-Nya yang ajaib. Padahal kalau Tuhan mau, Ia bisa memilih mau jadi apa saja." Mengenai musik: Musik ini disebut St. Louis, digubah oleh seorang organis hebat pada waktu Natal. Namanya Redner dan sudah bekerja sebagai organis gereja Triniti selama 4 tahun. Sekedar mengenai Bethlehem: Dalam Alkitab kota kelahiran Yesus yang saat ini penduduknya berjumlah kurang lebih 25.000 orang adalah tempat lahir dari Daud (Raja dari Yudea dan Israel) dan Yesus Kristus. Aslinya disebut Aphrath = Bethlehem-Judah membedakan dari Bethlehem lain (lihat Josua 19:15-16) Bethlehem disebut dalam Perjanjian Lama pertama kali sebagai tempat Rahel, istri Yakub dikubur (lihat Kejadian 35:19). Sesuai kitab Ruth, kemudian menjadi rumah dari leluhur Raja Daud dan Raja Daud sendiri (1 Samuel 17:12). Mikha 2:5 mengatakan akan lahir Kristus di Bethlehem. Tempat Bethlehem akan dikenang terus oleh orang Kristen sebagai tempat kudus, karena telah lahir bayi kudus, Yesus Kristus, Tuhan kita. Kita yang bobrok dibenarkan oleh iman, karena anugerah-Nya. Di Bethlehem ada gereja tertua di dunia yang dibangun oleh Konstantine Agung pada tahun 330. Gereja ini direnovasi oleh Kaisar Roma Justinian I pada abad ke-6, walau bangunan asli gereja masih ada. Kota Bethelehem disebut juga Bayt Lahm. Pada sensus 1997 penduduknya 21.947. Selain Injil Markus, pengarang injil lain menulis Bethlehem sebagai tempat kelahiran Kristus. Karena itu mari kita nyanyikan lagu itu dengan mengenang kota Bethlehem, kota kudus tempat kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Bethlehem kota kecil adalah tempat yang dipilih Yesus dalam karya penyelamatan manusia oleh Tuhan. Penulis: Tidak diketahui. [Email forward dari Iwan. Terima kasih, Tuhan memberkati.] | ||